Postingan

DIRI ( SELF )

Gambar
DIRI A.     Konsep Diri Konsep diri (self-concept) merupakan kesadaran seseorang mengenai siapa dirinya. Menurut Deaux, Dane, & Wringhtsman (1993), konsep diri adalah sekumpulan keyakinan dan perasaan seseorang mengenai dirinya. Keyakinan seseorang mengenai dirinya bisa berkaitan dengan bakat, minat, kemampuan, penampilan fisik, dan lain sebagainya. B.      Pengetahuan Tentang Diri Konsep diri pada dasarnya merupakan suatu skema, yaitu pengetahuan yang terorganisir mengenai sesuatu yang kita gunakan untuk mengintepretasikan pengalaman. Dengan demikian, konsep diri adalah skema diri (self-schema), yaitu pengetahuan tentang diri, yang mempengaruhi cara seseorang mengolah informasi dan mengambil tindakan (Vaughan & Hogg,2002). Menurut Higgins (1987), ada tiga jenis skema diri antara lain : ·          actual self , yaitu bagaimana diri kita saat ini, ·          ideal se...

PSIKOLOGI PERKEMBANGAN

Gambar
Psikologi perkembangan adalah suatu ilmu yang merupakan bagian dari psikologi. Dalam ruang lingkup psikologi, ilmu ini termasuk psikologi khusus, yaitu psikologi yang mempelajari kekhususan daripada tingkah Laku individu. Psikologi perkembangan merupakan cabang dari psikologi yang mempelajari secara sistematis perkembangan perilaku manusia secara ontogenik, yaitu mempelajari struktur jasmani, peritaku, maupun fungsi mental manusia sepanjang rentang hidupnya (life span) dari masa konsepsi hingga menjelang mati. Kegunaan psikologi perkembangan adalah sebagai berikut: • Dengan mempelajari psikologi, orang akan mengetahui fakta-fakta dan prinsip-prinsip mengenai tingkah laku manusia. • Untuk memahami diri kita sendiri dengan mempelajari psikologi, sedikit banyak orang akan mengetahui kehidupan jiwanya sendiri, baik segi pengenalan, perasaan, kehendak, maupun tingkah laku lainnya. • Dengan mengetahui jiwanya dan memahami dirinya itu, maka orang dapat menilai dirinya sendiri. • Pengenalan da...

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK HIDUP PERKEMBANGAN MANUSIA

Gambar
Dalam mempelajari perkembangan manusia, kita harus membedakan dua hal, yaitu proses pematangan dan proses belajar. Selain itu masih ada hal ketiga dan keempat yang ikut menentukan perkembangan, yaitu kekhasan atau bakat dan lingkungan. Pematangan. Pematangan berarti proses pertumbuhan yang menyangkut penyempurnaan fungsi-fungsi tubuh secara alamiah sehingga mengakibatkan perubahan-perubahan dalam perilaku, terlepas dari ada atau tidak adanya proses belajar. Belajar Belajar berarti mengubah atau memperbaiki perilaku melalui latihan, pengalaman atau kontak dengan lingkungan yang disebabkan melalui latihan dan pengalaman secara relatif tidak berubah. Pada manusia, penting sekali belajar melalui kontak sosial agar manusia dapat hidup dalam masyarakat dengan struktur kebudayaan yang rumit itu. Menurut Feldman (2003), dalam proses belajar, ada tiga hal utama yang harus dipahami, yakni: 1. Belajar adalah perubahan tingkah laku (yang buruk atau baik). 2. Melalui seperangkat latihan dan pengala...

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK YANG BEREKSISTENSI

Gambar
Pendapat psikologis modern menyebutkan bahwa manusia selain merupakan makhluk biologis yang sama dengan makhluk hidup lainnya. Manusia juga yang mempunyai sifat-sifat tersendiri yang berbeda dari segala makhluk dunia lainnya. Oleh karena itu, dalam mempelajari manusia, kita harus mempunyai sudut pandang yang khusus pula. Kita tidak dapat menjadikan manusia hanya sebagai objek seperti pandangan kaum materialistis, tetapi kita juga tidak dapat mempelajari manusia hanya dari kesadarannya solo seperti pandangan kaum idealis. Manusia adalah objek yang terkadang juga merupakan subjek. Banyak sudah sarjana yang mencoba untuk memberi definisi yang tepat tentang manusia. E. Cassierer menyatakan bahwa "manusia adalah makhluk simbolis", dan Plato merumuskan bahwa "manusia harus dipelajari bukan dalam kehidupan pribadinya", sedangkan menurut paham filsafat eksistensiatisme menyebutkan "manusia adalah makhluk eksistensi". Manusia tidak hanya ada atau berada di dunia in...

BIAS-BIAS DALAM PERSEPSI SOSIAL

Gambar
Kita sering menilai orang berdasarkan penampilan pertamanya. Orang yang menampilkan kesan baik pada saat pertama kali bertemu, cenderung kita anggap baik untuk seterusnya. Bias seperti ini biasanya disebut efek halo. Kita juga cenderung menilai orang yang menampilkan kesan buruk pada saat kita pertama kali bertemu dengannya, sebagai orang yang buruk seterusnya. Bias seperti ini disebut negativitas. Kecenderungan mengandalkan penilaian terhadap orang lain pada kesan pertama merupakan bias karena penyimpulan yang kita buat tidak didasari informasi yang lengkap. lnformasi tentang seseorang yang kita peroleh pada saat pertama kali kita bertemu dengannya tidak mewakili keseluruhan pikiran dan perasaan orang tersebut. Dalam keseharian, tidak jarang kita menilai orang dari serangkaian tindakannya yang dapat kita asosiasikan dengan sifat-sifat tertentu. Contohnya, ketika kita sedang menghadiri sebuah rapat yang sudah berlangsung lebih dari setengah jam, seorang peserta rapat yang tidak kita ke...

TEORI KEPRIBADIAN TERSIRAT (IMPLICIT PERSONALITY THEORIES)

Gambar
Dari pendekatan kognisi sosial, penjelasan tentang bagaimana kita mengenali dan mengerti orang lain dapat diperoleh dalam konsep tentang teori kepribadian tersirat (implicit personality theory), yaitu sebuah jenis skema yang digunakan orang untuk mengelompokkan beragam jenis sifat-sifat kepribadian. Orang menggunakan teori itu untuk membentuk kesan tentang orang lain dalam waktu cepat. Menurut Rosenberg dan Sedlack, (1972), banyak orang berbagi teori kepribadian tersirat dalam sebuah budaya. Hoffman (1986) menemukan bahwa partisipan yang berbahasa bilingual Cina-Inggris membentuk penafsiran berbeda terhadap orang yang sama, bergantung pada apakah mereka membaca deskripsi dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Cina. Dengan deskripsi berbahasa Inggris, kesan artistik dibangkitkan, sedang dengan deskripsi berbahasa Cina, sebuah kesan tentang Shi Gu (nama kota) dibangkitkan. Isi deskripsinya sama, hanya bahasa yang digunakan berbeda. Bahasa sebagai perwujudan dari budaya memberikan kerangka pena...

ATRIBUSI: MEMAHAMI SEBAB-SEBAB DARI TINGKAH LAKU ORANG LAIN

Gambar
Teori Atribusi dari Heider Kajian tentang atribusi pada awalnya dilakukan oleh Heider (1925). Dalam tradisi fenomenologi, pertanyaan yang diajukan adalah bagaimana kita melakukan kontak dengan dunia nyata jika pikiran kita hanya memiliki data indrawi (kesan dan pengalaman). Psikologi gestalt mencoba untuk mengenali prinsip-prinsip yang mengatur bagaimana pikiran membuat penyimpulan tentang dunia dari data indrawi (membuat data indrawi jadi bermakna). Heider bertanya, bagaimana kita "mengatribusi data indrawi kepada objek-objek tertentu di dunia." Atribusi merupakan tindakan penafsiran; apa yang "terberi" (kesan dari data indrawi) dihubungkan kembali kepada sumber asalnya. Contoh, ketika saya mendapat kesan warna merah dari sebuah benda, maka saya menyimpulkan bahwa benda itu berwarna merah. Artinya, saya mengatribusi kesan warna merah itu pada benda yang memberi saya kesan warna merah. Contoh lain dari atribusi, ketika saya bertemu dengan seseorang yang menampilkan ...